Konsep Ahimsa dan Vegetarian dalam Agama-agama
India
I. Pendahuluan
Dewasa ini hampir segala macam bentuk ideologi (apakah itu kemerdekaan,
kebenaran, perdamaian), cita-cita atau ambisi kadang-kadang diperjuangkan
dengan kekerasan. Ada semacam keyakinan bahwa dengan kekerasan situasi dapat
diubah, idealism dapat dicapai, bahwa nilai hakiki atau martabat manusia hanya
dapat ditegakan dengan unjuk kekuatan dan kekerasan.[2]
Peradaban selalu memunculkan fenomena kontinyu yang dihadapi oleh
manusia. Masalah selalu menyertai setiap langkah hidup, kejahatan selalu
terjadi dimana-mana, peperangan yang konon bertujuan untuk membebaskan dan
mendamaikan selalu saja terjadi dimuka bumi, bukan kedamian yang dihasilkan,
malah kadang peperangan menambah kesengsaraan dan malapetaka bagi umat manusia.[3]
Adalah India, yang pada zaman kuno oleh penduduknya disebut : Jambudwipa, yang artinya : benua pohon
jambu, atau disebut Bharatwarsa, yang
artinya tanah keturunan Bharata. Nama
India juga dijabarkan dari nama sungai Sindu, yang mengairi daerah barat India.
Oleh orang-orang Persia sungai itu disebut sungai Hindu, kemudian nama ini diambil alih oleh orang-orang Gerika,
sehingga nama inilah yang terkenal didunia barat. Akhirnya nama itu diambil
alih oleh pemerintah India sekarang ini. Ketika agama Islam datang di India
nama yang diberikan oleh bangsa Persia timbul kembali dengan bentuk Hindustan, sedang penduduknya sebagai pemeluk
agama India asli, disebut orang Hindu.[4]
India juga merupakan tempat
kelahiran dari empat tradisi utama dunia agama yaitu Hindu, Jainisme, Buddhisme
dan Sikhisme.[5] Sepanjang
sejarah india, agama telah menjadi bagian penting dari budaya negara. Keragaman
agama dan toleransi beragama, keduanya didirikan di negara dengan hukum dan
adat ini. Sebagian besar masyarakat India mengasosiasikan dirinya dengan agama.
Berdasarkan hasil sensus penduduk India tahun 2001[6], pengikut agama Hindu sebesar 80,5% dari
populasi India, Islam (13,4%), Kristen (2,3%) dan Sikh (1,9%) agama-agama
tersebut adalah agama-agama besar yang diikuti oleh orang-orang India.
keragaman sistem keyakinan agama yang ada di India saat ini adalah hasil dari keberadaan
dan kelahiran agama-agama asli juga
proses asimilasi dan integrasi sosial agama-agama yang dibawa ke wilayah
tersebut oleh para pedagang, wisatawan, imigran, dan bahkan penjajah. Selain
itu Zoroastrianisme dan Yudaisme juga memiliki sejarah kuno di India dan
masing-masing memiliki beberapa ribu pengikut. India juga memiliki populasi
terbesar bagi Zoroastrianisme dan Iman Baha'i di dunia.[7]
Dari agama-agama India pulalah terkenal sebuah konsep yang dikenal
dengan istilah “Ahimsa” dan
vegetarian, yang kedua konsep tersebut lebih dipopulerkan oleh ketiga agam asal
India yaitu Hindu, Jainisme, dan Buddha, konsep yang dipercaya bersumber dari
teks kitab suci agama itu, mulai diperbincangkan oleh berbagai belahan dunia,
karena dinilai dapat meminimalisir terjadinya konflik/kekerasan, dan sebagai
sebuah system yang dapat dijadikan sebagai pembentuk keseimbangan balancis ekologi dan kosmologi.
Berkaitan
dengan hal tersebut pada pembahasan makalah ini akan memfokuskan bahasan pada
konsep “Ahimsa” dan vegetarian yang
dibawa oleh ketiga agama India (Hindu, Jain, dan Buddha), mengingat ketiga
agama tersebut yang lebih gencar dalam hal mentransformasikan tema seputar ahimsa dan vegetarianisme yang erat
kaitan dengan gerakan non-violence atau
beragama nir-kekerasan
Makalah selengkapnya dapat dilihat di : In Progress...
[1]
Makalah disampaikan pada mata kuliah : Studi Komperatif Teks
Suci Keagamaan Topik-topik tentang Perdamaian.
[3] Richard B. Gregg, Ahimsa Disiplin untuk Emoh Kekerasan,
terj. Gedong Bagus Oka (Denpasar: Penerbit Bali Centi Sena, 1994), hlm. III
[4]
Harun Hadiwijono, Agama Hindu dan Buddha
(Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1976). hlm. 9. Lihat pula tentang penghormatan
binatang dalam agama Hindu. hlm. 35-36.
[5]
Deka Phani, The Great Indian Corridor
in The East. (India: Mittal Publications, 2007). Hlm. 135 dikutip
dari : http://en.wikipedia.org/wiki/Religion_in_India
[7] Lihat. Chary, Manish,
India: Nation on the Move: An Overview of India's People, Culture, History,
Economy, IT Industry, & More. (India: iUniverse, 2009), hlm. 31 lihat
pula. Smith, Peter, An introduction to the Baha'i faith (Cambridge
: University Press, 2008), hlm. 94 dikutip dari http://en.wikipedia.org/wiki/Religion_in_India
.jpg)
0 komentar :
Posting Komentar